Senin, 26 September 2011

17 September 2011

 Ini bukan puisi tentang cinta,
atau rangkain rarik-larik indah,
hanya beberapa kalimat seadanya
yang kupelajari darimu,
yang selalu mengajariku bermain makna.

mungkin kau akan sedikit tertawa,
atau mengerutkan keningmu, seperti biasa,
atau mungkin kau akan kecewa, karena
sangat jauh dari harapanmu,
karena aku tidak memberimu apa-apa,

maaf untuk hari ini,
hari yang seharusnya kita lewati dengan tidak biasa,
yang seharusnya jadi salah satu momen yang tak terlupa,
aku bahkan tidak memberimu hadiah,
bunga, atau bingkisan cokelat rasa buah,

tapi kita masih bisa berfoto bersama,
nanti akan ku pajang di dinding,
lalu sambil tertawa, aku membandingkan wajahmu
yang sudah keriput dengan ketika dua puluh dua,

akan ada banyak hari yang kita lewati bersama,
nanti akan kubelikan album besar,
yang akan kita isi satu-per satu,
akan ada tawamu, marahmu,
dan ada juga wajahmu yang menangis bahagia,
disana juga akan ada gambarku, disampingmu,
aku bersamamu, tertawa bersamamu,
menepuk pundakmu saat marah,
dan memeluk menghapus air matamu..

semoga Tuhan mendengar mimpi-mimpi Kita..



Minggu, 11 September 2011

10 tahun 9/11

sebelas september..

menjadi awal diskriminasi terhadap umat islam di seluruh dunia (Amerika Serikat khususnya), juga menjadi awal label terorisme melekat pada umat islam yang kemudian menjadi musuh umat manusia (baca ; Barat). peristiwa ini juga menandai dimulainya invasi ke negara-negara Timur Tengah -yang katanya adalah sarang teroris-, Irak, Iran, Mesir, Libya..

Imagine There's No Countries
It Isn't Hard To Do
Nothing To Kill Or Die For
And No Religion Too

Imagine All The People 
Living Life In Peace (Youuuu)
You May Say I'm A Dreamer

But I'm Not The Only One
I Hope Someday You Will Join Us
And The World We'll Be As One

Imagine No Possessions
I Wonder If You Can
No Need For Greed Or Hunger
A Brotherhood Of Man

Imagine All The People
Sharing All The World (Youuuu)

You May Say I'm A Dreamer
But I'm Not The Only One
I Hope Someday You Will Join Us
And The World Will Live As One


macaroni schotel

bahan :
macaroni 250 gram
daging ayam cincang 200 gram
keju chedar 200 gram
susu cair 400ml
 4 butir telur
1/2 siung bawang bombay
pala bubuk secukupnya
merica & garam secukupnya
margarine untuk menumis

cara membuat :
masak macaroni hingga 3/4 masak.
panaskan margarine, tumis bawang bombay dan daging ayam cincang hingga harum, masukkan garam, merica dan pala bubuk secukupnya.
masukkan, macaroni, telur, keju chedar, dan susu. aduk hingga rata.
kukus selama 30 menit hingga matang.
bakar dalam oven selama 15 menit.
sajikan dengan saus sambal.

selamat mencoba.. ^_^